Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Mechatronics. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mechatronics. Tampilkan semua postingan

Analisa DC Common Emitter "Pra-tegangan Fixed Bias"

Written By Firman on 03 Agustus 2013 | 8/03/2013

Ada 4 jenis pra-tegangan yang biasa diterapkan pada Common Emitter, salah satunya adalah fixed bias, berikut analisa DC yang dapat dilakukan untuk mendapatkan persamaan KVL.


Lisensi Dokumen:
Copyright ® 2013 Namrif NominalNol. Dilarang menyalin sebagian dan atau seluruh konten tanpa ijin penulis. Konten ini dilindungi oleh Undang-undang HAKI Indonesia. Jika masih ingin menggunakan konten ini, silahkan cantumkan link ke konten ini.
DMCA.com

Soal Latihan "Elektronika Analog" - Power Supply Rectifier

Contoh soal latihan mata kuliah Elektronika Analog, daripada nganggur di buku catetan, mending saya share dah di sini, semoga bermanfaat buat agan ya.



Lisensi Dokumen:
Copyright ® 2013 Namrif NominalNol. Dilarang menyalin sebagian dan atau seluruh konten tanpa ijin penulis. Konten ini dilindungi oleh Undang-undang HAKI Indonesia. Jika masih ingin menggunakan konten ini, silahkan cantumkan link ke konten ini.
DMCA.com

Belajar C++, Konversi Bilangan Biner >< Desimal

Written By Firman on 21 Juli 2013 | 7/21/2013

Setelah lepas dari segala belenggu UAS dan postest yang bikin jidat makin lebar, akhirnya saya bisa nyatai juga, kalo dipikir-pikir sayang rasanya kalo materi yang kemaren saya dapet nggak saya share di sini, nih ada program sederhana yang mungkin berguna buat agan, program konversi bilangan biner >< desimal, check this out !


#include<stdio.h>
void satu (); void dua ();
main ()
{
       int a, pilih;
       printf("# MENU KONVERSI BILANGAN :\n");
       printf("1. Desimal Ke Biner\n2. Biner Ke Desimal\n\n");
       
       lagi :
       printf("Masukan Menu Konversi            : ");
       scanf("%d", &a);
       if (a == 1)          satu ();                     
       if (a == 2)          dua ();
        
       printf("Ingin Menghitung Kembali [y/t] ?? ");         
       pilih = getchar ();
       scanf("%c", &pilih);
       if(pilih == 'y') goto lagi;              
       if(pilih == 't') exit (0);
}

void satu ()
{
       int biner, desi=0, dua=1;
       printf("Masukkan Bilangan Biner          : ");   
       scanf("%d",&biner);
       do     {      desi+=(biner%2)*dua;    dua*=2;      biner/=10;    }     
       while (biner);
       printf("Bilangan Desimalnya adalah : %d\n \n", desi);
}

void dua ()
{
       int bil, hasil=0, i=0;
       printf("Masukkan Bilangan Desimal : ");  
       scanf("%d",&bil);
       while(bil>0)  {      hasil+=bil%2*(int)pow(10,i);     bil/=2;     i++;   }
       printf("Bilangan Binernya Adalah  : %d\n \n", hasil);
}

Dari sourcecode di atas, akan dihasilkan program seperti ini :


Selamat belajar . . . !

Lisensi Dokumen:
Copyright ® 2013 Namrif NominalNol. Dilarang menyalin sebagian dan atau seluruh konten tanpa ijin penulis. Konten ini dilindungi oleh Undang-undang HAKI Indonesia. Jika masih ingin menggunakan konten ini, silahkan cantumkan link ke konten ini.
DMCA.com

Laporan Praktikum Rangkaian Listrik 1 - Pengukuran Daya AC

Written By Firman on 20 Februari 2013 | 2/20/2013

LAPORAN PRAKTIKUM RANGKAIAN LISTRIK 1
PENGUKURAN DAYA AC
Firman Mahayoni    75.12.040.045


A. Tujuan
Setelah melakukan percobaan ini, mahasiswa diharapkan dapat melakukan pengukuran daya AC serta dapat mengetahui perbedaan pengaruh pemasangan capacitor melalui pengukuran arus pada masing-masing cabang.

B. Rangkaian Percobaan
C. Data Percobaan












.





D. Analisa Data


































E. Kesimpulan
Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa penambahan capacitor dalam satu rangkaian akan menaikkan nilai arus I, sehingga secara otomatis nilai daya W juga akan bertambah. Namun kenaikan arus dan daya tersebut tidak mempengaruhi nilai beda potensial V.


Lisensi Dokumen:
Copyright ® 2013 Namrif NominalNol. Dilarang menyalin sebagian dan atau seluruh konten tanpa ijin penulis. Konten ini dilindungi oleh Undang-undang HAKI Indonesia. Jika masih ingin menggunakan konten ini, silahkan cantumkan link ke konten ini.
DMCA.com

Makalah - Logam Non-Ferrous "Nikel"

Written By Firman on 29 Desember 2012 | 12/29/2012


Firman Mahayoni 75.12.040.045
D4 Teknik Mekatronika B
Ilmu Material
APA ITU NIKEL
Nikel adalah unsur kimia metalik dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ni dan nomor atom 28. Nikel mempunyai sifat tahan karat. Dalam keadaan murni, nikel bersifat lembek, tetapi jika dipadukan dengan besi, krom, dan logam lainnya, dapat membentuk baja tahan karat yang keras.

SEJARAH
Nikel ditemukan oleh Cronstedt pada tahun 1751 dalam  mineral yang disebutnya kupfernickel (nikolit)

SIFAT BAHAN
Nikel berwarna putih keperak-perakan, mudah ditempa, sedikit ferromagnetis, dan merupakan konduktor yang agak baik terhadap panas dan listrik.

KEGUNAAN
Nikel digunakan secara besar-besaran untuk pembuatan baja tahan karat dan alloy lain yang bersifat tahan korosi, seperti Invar®, Monel ®, Inconel ®, dan Hastelloys ®. Alloy tembaga-nikel berbentuk tabung banyak digunakan untuk pembuatan instalasi proses penghilangan garam untuk mengubah air laut menjadi air segar.
Nikel, digunakan untuk membuat uang koin,dan baja nikel untuk melapisi senjata dan ruangan besi (deposit di bank), dan nikel yang sangat halus, digunakan sebagai katalis untuk menghidrogenasi minyak sayur (menjadikannya padat). Nikel juga digunakan dalam keramik, pembuatan magnet Alnico dan baterai penyimpanan Edison ®.

KEBERADAAN DI ALAM
Nikel adalah komponen yang ditemukan banyak dalam meteorit dan menjadi ciri komponen yang membedakan meteorit dari mineral lainnya. Meteorit besi atau siderit, dapat mengandung alloy besi dan nikel berkadar 5-25%. Nikel diperoleh secara komersial dari pentlandit dan pirotit di kawasan Sudbury Ontario, sebuah daerah yang menghasilkan 30% kebutuhan dunia akan nikel.
Deposit nikel lainnya ditemukan di Kaledonia Baru, Australia, Cuba, Indonesia.

No
Tempat ditemukan
Keadaan endapan
Reserve
Diselidiki oleh


1


2
Sulawesi Tengah

Soroako


Buluhalang


Hasil weathering dan lixiviation dari peridotit
….


700.000 ton


320.000 ton


Diens v/d Mijnbouw

…


1

2

3

4
Sulawesi Tenggara

Pomalaa

Tg. Pakar

Pulau
Maniang

Pulau Lemo


Nikel laterit

…

…

…


1.372.543

…

62.000

…


PN Aneka Tambang
…

…

…

PROSES PEMBUATAN
Proses pengolahan biji nikel dilakukan untuk menghasilkan nikel matte yaitu produk dengan kadar nikel di atas 75 persen. Tahap-tahap utama dalam proses pengolahan adalah sebagai berikut:
  1. Pengeringan di Tanur Pengering bertujuan untuk menurunkan kadar air bijih laterit yang dipasok dari bagian Tambang dan memisahkan bijih yang berukuran 25 mm.
  2. Kalsinasi dan Reduksi di Tanur untuk menghilangkan kandungan air di dalam bijih, mereduksi sebagian nikel oksida menjadi nikel logam, dan sulfidasi. 
  3. Peleburan di Tanur Listrik untuk melebur kalsin hasil kalsinasi/reduksi sehingga terbentuk fasa lelehan matte dan terak 
  4. Pengkayaan di Tanur Pemurni untuk menaikkan kadar Ni di dalam matte dari sekitar 27 persen menjadi di atas 75 persen. 
  5. Granulasi dan Pengemasan untuk mengubah bentuk matte dari logam cair menjadi butiran-butiran yang siap diekspor setelah dikeringkan dan dikemas.

PENANGANAN
Terpapar dengan logam nikel dan senyawa nikel yang mudah larut tidak boleh melebih 0.05 mg/cm3 (selama 8 jam kerja perhari- 40 jam seminggu). Uap dan debu nikel sulfida beresiko karsinogenik.

KETERANGAN UNSUR
•        Simbol                              : Ni
•        Volume Atom                    : 6.6 cm3/mol
•        Massa Atom                     : 58.6934
•        Titik Didih                         : 3005 K
•        Struktur Kristal                 : fcc
•        Massa Jenis                      : 8.9 g/cm3
•        Konduktivitas Listrik         : 14.6 x 106 ohm-1cm-1
•        Elektronegativitas              : 1.91
•        Konfigurasi Elektron          : [Ar]3d8 4s2
•        Formasi Entalpi                 : 17.2 kJ/mol
•        Konduktivitas Panas          : 90.7 Wm-1K-1
•        Potensial Ionisasi               : 7.635 V
•        Titik Lebur                        : 1726 K
•        Bilangan Oksidasi              : 2,3
•        Kapasitas Panas                : 0.444 Jg-1K-1
•        Entalpi Penguapan             : 377.5 kJ/mol


DAFTAR PUSTAKA

Mark, Pris, Apa Itu Nikel, http://bahangaliantambang.blogspot.com/2011/12/nikel.html, Blogger.com, 2011

Redaksi chem-is-try.org, Nikel, http://www.chem-is-try.org/tabel_periodik/nikel/, chem-is-try.org, 2008

Seru, Ibnu, Nikel (sejarah, ciri dan sifat, manfaat, keberadaan di alam, penganganan, pembuatan ), http://blogibnuseru.blogspot.com/2011/12/nikel-nikel-adalah-unsur-kimia-metalik.html, Blogger.com, 2011



Lisensi Dokumen:
Copyright ® 2012 Namrif NominalNol. Dilarang menyalin sebagian dan atau seluruh konten tanpa ijin penulis. Konten ini dilindungi oleh Undang-undang HAKI Indonesia. Jika masih ingin menggunakan konten ini, silahkan cantumkan link ke konten ini.
DMCA.com

GuestBook



 
Support : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya | SMK Negeri 1 Kota Mojokerto | SMP Negeri 1 Prambon Sidoarjo
Copyright © 2012. Bukan's Tutorial - All Rights Reserved
Template Created by Mas Kolis Re-Building by Bukan's Tutorial
Proudly powered by Blogger