Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Port 80. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Port 80. Tampilkan semua postingan

Instalasi Proxy Server pada Linux Debian 3.10 Sarge

Written By Firman on 23 Maret 2012 | 3/23/2012

Proxy Server merupakan Server yang berperan sebagai perantara yang menghubungkan dua pihak yang melakukan suatu komunikasi data. Proxy server mempunyai 3 fungsi utama yaitu Connection Sharing, Filtering dan Caching. Beberapa hal yang umumnya dilakukan pada Proxy Server adalah melakukan filtering url, pembatasan waktu koneksi, pembagian bandwith dan banyak lagi lainnya. Berikut cara Instalasi Proxy Server (dalam contoh ini = membatasi akses user terhadap url dan keyword tertentu) :

Lakukan instalasi paket software squid dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#apt-get install squid
 
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "squid.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/squid/squid.conf

Tambahkan script berwarna merah di bawah, script berwarna biru adalah script yang harus agan cari untuk menambahkan script merah pada bagian-bagian seperti pada contoh berikut.

Part 1
http_port 3128 transparent
cache_mem 32 MB
cache_mgr bukan@yahoo.co.id
visible_hostname proxy.bukan.org
Keterangan:
bukan@yahoo.co.id adalah email optional yang kita tentukan sebagai contact administrator
proxy.bukan.org adalah domain pada DNS Server yang kita install sebelumnya
32 MB (isikan kira-kira 1/4 bagian dari memori agan)

Part 2
acl CONNECT method CONNECT
acl url dstdomain "/etc/squid/url"
acl key url_regex -i "/etc/squid/key"
http_access deny url
http_access deny key
acl lan src 192.168.1.0/24
http_access allow lan
http_access allow all

Keterangan:
/etc/squid/url adalah file rujukan untuk black list url
/etc/squid/key adalah file rujukan untuk black list keyword
(misalkan ip address agan 192.168.1.8) maka 192.168.1.0/24 adalah Net ID yang agan pakai

Part 3
#http_access deny all
Pastikan bahwa ada tanda(#) di depannya, karena dalam beberapa kasus, script tersebut belum memiliki tanda (#) di depannya

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah file baru dengan nama "url" dan letakkan pada direktori /etc/squid seperti berikut
#pico /etc/squid/url

Isilah file tersebut dengan daftar url yang akan agan blokir seperti contoh berikut

facebook.com
twitter.com
 
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah file baru dengan nama "key" dan letakkan pada direktori /etc/squid seperti berikut
#pico /etc/squid/key

Isilah file tersebut dengan daftar keyword yang akan agan blokir seperti contoh berikut
jejaring
media
sosial

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian lakukan konfigurasi pada firewall agar port 3128 dapat dipakai oleh proxy untuk mengakses aktivitas pada port 80 dengan menggunakan perintah iptables seperti berikut
#iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.1.0/24 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128

Jangan lupa disimpan dengan perintah seperti berikut

#iptables-save > /etc/iptables


T a h u k a h    a g a n .. ??
Jika ingin merubah tampilan ERROR PAGE(tampilan yang akan muncul jika user mengakses url atau keyword yang agan blokir) pada proxy agan, agan dapat mengedit isi dari file "ERR_ACCESS_DENIED". Dan jika ingin merubah tampilan DNS FAIL PAGE (tampilan yang akan muncul jika koneksi internet terputus) agan dapat mengedit isi dari file"ERR_DNS_FAIL". kedua file tersebut terdapat pada direktori /usr/share/squid/errors/English. (Optional / sekedar mempercantik tampilan proxy)











Kemudian buatlah direktori swap untuk proxy agar proxy dapat bekerja dengan optimal seperti berikut (optional / disarankan)
#squid -z
YYYY/MM/DD HH:MM:SS |  Squid is already running! Process ID 6755


Kemudian lakukan restart pada "squid" dengan mengetik /etc/init.d/squid restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
#/etc/init.d/squid restart
Restarting Squid HTTP Proxy: squid.

Instalasi Proxy Server telah selesai, sekarang user tidak akan dapat mengakses url (facebook.com dan twitter.com) serta tidak dapat mengakses search engine dengan keyword (jejaring, media, atau sosial).

Instalasi Web Mail Server pada Linux Debian 3.10 Sarge

Written By Firman on 22 Maret 2012 | 3/22/2012

Web Mail Server sebenarnya merupakan hasil perkembangan jaman dari bentuk lamanya (Mail Server). Web Mail Server adalah versi GUI dari Mail Server, cara kerjanya adalah memberikan interface yang lebih mudah dipahami dan mudah dipakai dalam pengiriman serta penerimaan email, dan tentu saja tetap memerlukan bantuan dari Mail Server. Berikut cara instalasinya:

Lakukan instalasi paket software squirrelmail dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#apt-get install squirrelmail

Kemudian tambahkan script Include /etc/squirrelmail/apache.conf pada bagian paling akhir script default dari file "apache2.conf" (Web Server agan) seperti berikut
#echo "Include /etc/squirrelmail/apache.conf" >> /etc/apache2/apache2.conf

Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "apache.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/squirrelmail/apache.conf

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut.
#User will prefer a simple url
  <VirtualHost 192.168.1.8:80>
  DocumentRoot   /usr/share/squirrelmail
  ServerName   mail.bukan.org
  </VirtualHost>
Keterangan:
IP address agan
Domain DNS Server agan

Kemudian lakukan restart pada apache2 dengan cara mengetikkan  /etc/init.d/apache2 restart  seperti berikut
#/etc/init.d/apache2 restart
Restarting web server: apache2apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName
 . . . waiting apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName

Instalasi Web Mail Server telah selesai.

Instalasi Mail Server pada Linux Debian 3.10 Sarge

Mail Server merupakan server yang berfungsi memfasilitasi user yang ingin melakukan komunikasi dengan email(electronic mail). Mail server terdiri dari tiga bagian, yaitu protokol pengirim (imap), protocol penerima/pengunduh data (pop) dan Server utama untuk penyimpan pesan. Berikut cara instalasi Mail Server:

Lakukan instalasi paket software postfix, courier-imap dan courier-pop dengan mengetikkan perintah seperti berikut. maka akan muncul beberapa pertanyaan, lewati saja dengan menekan Enter(tidak perlu dihiraukan karena kita akan konfigurasi ulang nanti)
#apt-get install postfix courier-imap courier-pop

Kemudian buatlah direktori penyimpanan email dengan nama "Maildir" dan letakkan pada direktori /etc/skel dengan perintah seperti berikut

#maildirmake /etc/skel/Maildir

Kemudian buatlah user (sesuai kebutuhan/jumlah pemakai) sebagai contoh saya buat 2 user, seperti berikut

#adduser saya
Adding user `saya' ...
Adding new group `saya' (1002) ...
Adding new user `saya' (1002) with group `saya' ...
Creating home directory `/home/saya' ...
Copying files from `/etc/skel' ...
Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:
passwd: password updated successfully
Changing the user information for saya
Enter the new value, or press ENTER for the default
             Full Name [ ]:
             Room Number [ ]:
             Work Phone [ ]:
             Home Phone [ ]:
             Other [ ]:
Is the information correct? [Y/n] y
#adduser kamu
Adding user `kamu' ...
Adding new group `kamu' (1003) ...
Adding new user `kamu' (1003) with group `kamu' ...
Creating home directory `/home/kamu' ...
Copying files from `/etc/skel' ...
Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:

passwd: password updated successfully
Changing the user information for kamu
Enter the new value, or press ENTER for the default
             Full Name [ ]:
             Room Number [ ]:
             Work Phone [ ]:
             Home Phone [ ]:
             Other [ ]:
Is the information correct? [Y/n] y
Keterangan:
Masukkan password
Optional, biarkan kosong juga tidak apa-apa
jawab ya, untuk mengkonfirmasi bahwa informasi sudah benar

Kemudian tambahkan script home_mailbox=Maildir/ pada bagian paling akhir dari script default file konfigurasi "main.cf" dengan perintah seperti berikut

#echo "home_mailbox=Maildir/" >> /etc/postfix/main.cf

Selanjutnya lakukan konfigurasi ulang pada "postfix" seperti berikut.

#dpkg-reconfigure postfix
Maka agan akan diberikan beberapa pertanyaan, jawab pertanyaannya dengan petunjuk berikut
System mail name          : bukan.org  (domain DNS Server agan)
Root postmaster             : blank  (biarkan kosong)
Other destination            : default   (tidak perlu diedit)
Force Synchronous         : no (pilih "no")
Local network                  : default  (tidak perlu diedit)
Procmail                          :  no  (pilih "no") 
Mailbox size                    : 0   (isikan "0" agar unlimited)
Local address extention  : +  (isikan "+")
ip address                        : ipv4 (pilih sesuai ip address yang agan pakai)


Kemudian lakukan restart pada "postfix" dengan mengetik /etc/init.d/postfix restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut :
#/etc/init.d/postfix restart
Stopping Postfix Mail Transport Agent: postfix.
Starting Postfix Mail Transport Agent : postfix.

Selanjutnya tambahkan script pada "db.bukan"  (DNS Server yang agan buat kmaren) seperti berikut

#pico /etc/bind/db.bukan


Menjadi seperti berikut
;
$TTL                 604.800
@                    IN                    SOA                bukan.org. root.bukan.org. (
                                                             2             ; Serial
                                                   604800             ; Refresh
                                                     86400             ; Retry
                                                 2419200             ; Expire
                                                   604800  )          ; Negative Cache TTL
;
@                     IN                      NS                bukan.org.
@                     IN                      NS                192.168.1.8
www                 IN                      NS               192.168.1.8
mail                  IN                      NS               192.168.1.8
Keterangan:
script yang perlu ditambahkan

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X kemudian lakukan restart pada "bind9" dengan mengetik /etc/init.d/bind9 restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
#/etc/init.d/bind9 restart
Stopping domain name service . . . : bind9.
Starting domain name service  . . . : bind9.


Instalasi Mail Server telah selesai.

Instalasi Database Server pada Linux Debian 3.10 Sarge

Written By Firman on 20 Maret 2012 | 3/20/2012

Sesuai dengan namanya, Database Server merupakan server yang berfungsi sebagai basis data. Database Server erat kaitannya dengan Web Server yaitu sebagai penyedia dan atau penyimpanan konten berupa data-data dinamis yang selalu berubah dari waktu ke waktu yang terintegrasi dengan  sebuah tampilan visual yang diberikan oleh Web Server. Sebagai contoh, salah satu Web Server dinamis seperti detik.com, tampilan detik.com kurang lebih selalu sama dalam jangka waktu tertentu (bila tidak ada kegiatan maintenance) tetapi isi Websitesnya selalu berubah dan update mengikuti perkembangan berita terbaru yang ada, nah file berita inilah yang tersimpan di dalam Database Server, sedangkan Web Server hanya menyediakan tampilan Interfacenya saja. Langsung saja ke materi, Langkah instalasi Database Server sebagai berikut :

Lakukan instalasi paket software mysql-server dan phpmyadmin dengan mengetikkan perintah seperti berikut.
#apt-get install mysql-server phpmyadmin

Maka akan muncul konfirmasi mengenai password login database. User secara default adalah root dan di sini agan tinggal mengisi password baru lalu ulangi lagi untuk mencocokkan. Kemudian tentukan paket software Web Server yang sedang agan pakai, sebagai contoh pilih apache2, untuk memilih gunakan tombol spasi dan jika sudah yakin tekan Enter. Selanjutnya lakukan restart pada "mysql-server" dengan mengetikkan /etc/init.d/mysql restart seperti berikut.
#/etc/init.d/mysql restart
Stopping MySQL database server: mysqld.
Starting MySQL database server  : mysqld.

Instalasi Database Server telah selesai.

Instalasi Web Server pada Linux Debian 3.10 Sarge

Google.com, wordpress.org, debian.edu, adalah sedikit dari milyaran websites yang sudah tidak asing lagi di dunia maya. Prinsip kerja sebuah websites merupakan tampilan dari sebuah server yang berwujud html yang memproyeksikan Server fisik yang terhubung ke dalam jaringan. Web Server, yaitu server yang berisi kerangka(layout) berekstensi html/xhtml/mhtml/php yang berjalan pada port 80 (HTTP) dan berfungsi sebagai wadah, tampilan interface, dan wujud dua dimensi dari file-file pada Database Server, misalnya seperti tiga websites di atas. Berikut  cara instalasi Web Server :


Lakukan instalasi paket software apache2 dan php5 dengan mengetikkan perintah seperti berikut.
#apt-get install apache2 php5

Setelah proses di atas sebenarnya Web Server agan sudah berjalan, tetapi hanya dengan tampilan web defaultnya yaitu berisi tulisan "It Works !". Jika agan ingin mengutak atik konfigurasi Web Server agan, agan dapat melakukannya dengan berbagai pilihan konfigurasi berikut :


1. Konfigurasi Virtual Host

Konfigurasi ini akan mewakili secara default(default versi kita) setiap website yang agan buat. Caranya adalah dengan melakukan konfigurasi pada "default" dengan cara mengetikkan pico /etc/apache2/sites-available/default seperti contoh berikut.
#pico /etc/apache2/sites-available/default

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut,

<VirtualHost 192.168.1.8:80>
               ServerAdmin webmaster@bukan.org
               ServerName www.bukan.org
               ServerAlias bukan.org
               DocumentRoot /var/www
               <Directory />
                             Options FollowSymLinks
                             AllowOverride None
Keterangan:
Ip address Web Server agan
Terserah diisi apa(optional)
Domain
Sub Domain

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X



2. Merubah Direktori Web
Secara default file html agan akan disimpan pada /var/www. Agan dapat merubah direktori web agan dengan cara melakukan konfigurasi pada "default" dengan cara mengetikkan pico /etc/apache2/sites-available/default seperti contoh berikut.
#pico /etc/apache2/sites-available/default

Ganti script berwarna merah berikut dengan direktori yang agan inginkan.

<VirtualHost 192.168.1.8:80>
               ServerAdmin webmaster@bukan.org
               ServerName www.bukan.org
               ServerAlias bukan.org
               DocumentRoot /var/www
               <Directory />
                             Options FollowSymLinks
                             AllowOverride None

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X.


3. Mempercantik Tampilan Websites
Agan dapat mengedit isi dari file "index.html" dengan cara mengetikkan pico /var/www/index.html seperti berikut.
#pico /var/www/index.html


Sebagai contoh saya akan mengeditnya menjadi seperti berikut
<html><body><h1> Bukan Web Server</h1></body></html>

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Maka tampilan Web Server agan akan muncul tulisan Bukan Web Server. Atau agan juga dapat mengganti file tersebut dengan file html buatan agan sendiri. Jangan lupa untuk memberi nama file agan dengan nama "index.html" agar dapat terbaca oleh Web Server.

Jika agan melakukan konfigurasi pada Web Server, jangan lupa untuk melakukan restart pada "apache2" dengan cara mengetikkan  /etc/init.d/apache2 restart  seperti berikut
#/etc/init.d/apache2 restart
Restarting web server: apache2apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName
 . . . waiting apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName



Instalasi Web Server telah selesai. Jangan kawatir dengan hasil restart yang kelihatannya error itu, Hal itu disebabkan custom virtual host belum berjalan.

Instalasi Proxy Server pada Linux Debian 3.0 Woody

Written By Firman on 18 Maret 2012 | 3/18/2012

Proxy Server merupakan Server yang berperan sebagai perantara yang menghubungkan dua pihak yang melakukan suatu komunikasi data. Proxy server mempunyai 3 fungsi utama yaitu Connection Sharing, Filtering dan Caching. Beberapa hal yang umumnya dilakukan pada Proxy Server adalah melakukan filtering url, pembatasan waktu koneksi, pembagian bandwith dan banyak lagi lainnya. Berikut cara Instalasi Proxy Server (dalam contoh ini = membatasi akses user terhadap url dan keyword tertentu) :

Lakukan instalasi paket software squid dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#apt-get install squid
 
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "squid.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/squid/squid.conf

Tambahkan script berwarna merah di bawah, script berwarna biru adalah script yang harus agan cari untuk menambahkan script merah pada bagian-bagian seperti pada contoh berikut.

Part 1
http_port 3128 transparent
cache_mem 32 MB
cache_mgr bukan@yahoo.co.id
visible_hostname proxy.bukan.org
Keterangan:
bukan@yahoo.co.id adalah email optional yang kita tentukan sebagai contact administrator
proxy.bukan.org adalah domain pada DNS Server yang kita install sebelumnya
32 MB (isikan kira-kira 1/4 bagian dari memori agan)

Part 2
acl CONNECT method CONNECT
acl url dstdomain "/etc/squid/url"
acl key url_regex -i "/etc/squid/key"
http_access deny url
http_access deny key
acl lan src 192.168.1.0/24
http_access allow lan
http_access allow all

Keterangan:
/etc/squid/url adalah file rujukan untuk black list url
/etc/squid/key adalah file rujukan untuk black list keyword
(misalkan ip address agan 192.168.1.8) maka 192.168.1.0/24 adalah Net ID yang agan pakai

Part 3
#http_access deny all
Pastikan bahwa ada tanda(#) di depannya, karena dalam beberapa kasus, script tersebut belum memiliki tanda (#) di depannya

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah file baru dengan nama "url" dan letakkan pada direktori /etc/squid seperti berikut
#pico /etc/squid/url

Isilah file tersebut dengan daftar url yang akan agan blokir seperti contoh berikut

facebook.com
twitter.com
 
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah file baru dengan nama "key" dan letakkan pada direktori /etc/squid seperti berikut
#pico /etc/squid/key

Isilah file tersebut dengan daftar keyword yang akan agan blokir seperti contoh berikut
jejaring
media
sosial

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian lakukan konfigurasi pada firewall agar port 3128 dapat dipakai oleh proxy untuk mengakses aktivitas pada port 80 dengan menggunakan perintah iptables seperti berikut
#iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.1.0/24 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128

Jangan lupa disimpan dengan perintah seperti berikut

#iptables-save > /etc/iptables


T a h u k a h    a g a n .. ??
Jika ingin merubah tampilan ERROR PAGE(tampilan yang akan muncul jika user mengakses url atau keyword yang agan blokir) pada proxy agan, agan dapat mengedit isi dari file "ERR_ACCESS_DENIED". Dan jika ingin merubah tampilan DNS FAIL PAGE (tampilan yang akan muncul jika koneksi internet terputus) agan dapat mengedit isi dari file"ERR_DNS_FAIL". kedua file tersebut terdapat pada direktori /usr/share/squid/errors/English. (Optional / sekedar mempercantik tampilan proxy)











Kemudian buatlah direktori swap untuk proxy agar proxy dapat bekerja dengan optimal seperti berikut (optional / disarankan)
#squid -z
YYYY/MM/DD HH:MM:SS |  Squid is already running! Process ID 6755


Kemudian lakukan restart pada "squid" dengan mengetik /etc/init.d/squid restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
#/etc/init.d/squid restart
Restarting Squid HTTP Proxy: squid.

Instalasi Proxy Server telah selesai, sekarang user tidak akan dapat mengakses url (facebook.com dan twitter.com) serta tidak dapat mengakses search engine dengan keyword (jejaring, media, atau sosial).

Instalasi Web Server pada Linux Debian 3.0 Woody

Written By Firman on 17 Maret 2012 | 3/17/2012

Google.com, wordpress.org, debian.edu, adalah sedikit dari milyaran websites yang sudah tidak asing lagi di dunia maya. Prinsip kerja sebuah websites merupakan tampilan dari sebuah server yang berwujud html yang memproyeksikan Server fisik yang terhubung ke dalam jaringan. Web Server, yaitu server yang berisi kerangka(layout) berekstensi html/xhtml/mhtml/php yang berjalan pada port 80 (HTTP) dan berfungsi sebagai wadah, tampilan interface, dan wujud dua dimensi dari file-file pada Database Server, misalnya seperti tiga websites di atas. Berikut  cara instalasi Web Server :


Lakukan instalasi paket software apache2 dan php5 dengan mengetikkan perintah seperti berikut.
#apt-get install apache2 php5

Setelah proses di atas sebenarnya Web Server agan sudah berjalan, tetapi hanya dengan tampilan web defaultnya yaitu berisi tulisan "It Works !". Jika agan ingin mengutak atik konfigurasi Web Server agan, agan dapat melakukannya dengan berbagai pilihan konfigurasi berikut :


1. Konfigurasi Virtual Host

Konfigurasi ini akan mewakili secara default(default versi kita) setiap website yang agan buat. Caranya adalah dengan melakukan konfigurasi pada "default" dengan cara mengetikkan pico /etc/apache2/sites-available/default seperti contoh berikut.
#pico /etc/apache2/sites-available/default

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut,

<VirtualHost 192.168.1.8:80>
               ServerAdmin webmaster@bukan.org
               ServerName www.bukan.org
               ServerAlias bukan.org
               DocumentRoot /var/www
               <Directory />
                             Options FollowSymLinks
                             AllowOverride None
Keterangan:
Ip address Web Server agan
Terserah diisi apa(optional)
Domain
Sub Domain

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X



2. Merubah Direktori Web
Secara default file html agan akan disimpan pada /var/www. Agan dapat merubah direktori web agan dengan cara melakukan konfigurasi pada "default" dengan cara mengetikkan pico /etc/apache2/sites-available/default seperti contoh berikut.
#pico /etc/apache2/sites-available/default

Ganti script berwarna merah berikut dengan direktori yang agan inginkan.

<VirtualHost 192.168.1.8:80>
               ServerAdmin webmaster@bukan.org
               ServerName www.bukan.org
               ServerAlias bukan.org
               DocumentRoot /var/www
               <Directory />
                             Options FollowSymLinks
                             AllowOverride None

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X.


3. Mempercantik Tampilan Websites
Agan dapat mengedit isi dari file "index.html" dengan cara mengetikkan pico /var/www/index.html seperti berikut.
#pico /var/www/index.html


Sebagai contoh saya akan mengeditnya menjadi seperti berikut
<html><body><h1> Bukan Web Server</h1></body></html>

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Maka tampilan Web Server agan akan muncul tulisan Bukan Web Server. Atau agan juga dapat mengganti file tersebut dengan file html buatan agan sendiri. Jangan lupa untuk memberi nama file agan dengan nama "index.html" agar dapat terbaca oleh Web Server.

Jika agan melakukan konfigurasi pada Web Server, jangan lupa untuk melakukan restart pada "apache2" dengan cara mengetikkan  /etc/init.d/apache2 restart  seperti berikut
#/etc/init.d/apache2 restart
Restarting web server: apache2apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName
 . . . waiting apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName



Instalasi Web Server telah selesai. Jangan kawatir dengan hasil restart yang kelihatannya error itu, Hal itu disebabkan custom virtual host belum berjalan.

Instalasi Web Mail Server pada Linux Debian 4.0 Etch

Written By Firman on 11 Maret 2012 | 3/11/2012

Web Mail Server sebenarnya merupakan hasil perkembangan jaman dari bentuk lamanya (Mail Server). Web Mail Server adalah versi GUI dari Mail Server, cara kerjanya adalah memberikan interface yang lebih mudah dipahami dan mudah dipakai dalam pengiriman serta penerimaan email, dan tentu saja tetap memerlukan bantuan dari Mail Server. Berikut cara instalasinya:

Lakukan instalasi paket software squirrelmail dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#apt-get install squirrelmail

Kemudian tambahkan script Include /etc/squirrelmail/apache.conf pada bagian paling akhir script default dari file "apache2.conf" (Web Server agan) seperti berikut
#echo "Include /etc/squirrelmail/apache.conf" >> /etc/apache2/apache2.conf

Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "apache.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/squirrelmail/apache.conf

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut.
#User will prefer a simple url
  <VirtualHost 192.168.1.8:80>
  DocumentRoot   /usr/share/squirrelmail
  ServerName   mail.bukan.org
  </VirtualHost>
Keterangan:
IP address agan
Domain DNS Server agan

Kemudian lakukan restart pada apache2 dengan cara mengetikkan  /etc/init.d/apache2 restart  seperti berikut
#/etc/init.d/apache2 restart
Restarting web server: apache2apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName
 . . . waiting apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName

Instalasi Web Mail Server telah selesai.

Instalasi Proxy Server pada Linux Debian 4.0 Etch

Proxy Server merupakan Server yang berperan sebagai perantara yang menghubungkan dua pihak yang melakukan suatu komunikasi data. Proxy server mempunyai 3 fungsi utama yaitu Connection Sharing, Filtering dan Caching. Beberapa hal yang umumnya dilakukan pada Proxy Server adalah melakukan filtering url, pembatasan waktu koneksi, pembagian bandwith dan banyak lagi lainnya. Berikut cara Instalasi Proxy Server (dalam contoh ini = membatasi akses user terhadap url dan keyword tertentu) :

Lakukan instalasi paket software squid dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#apt-get install squid
 
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada "squid.conf" dengan mengetikkan perintah seperti berikut
#pico /etc/squid/squid.conf

Tambahkan script berwarna merah di bawah, script berwarna biru adalah script yang harus agan cari untuk menambahkan script merah pada bagian-bagian seperti pada contoh berikut.

Part 1
http_port 3128 transparent
cache_mem 32 MB
cache_mgr bukan@yahoo.co.id
visible_hostname proxy.bukan.org
Keterangan:
bukan@yahoo.co.id adalah email optional yang kita tentukan sebagai contact administrator
proxy.bukan.org adalah domain pada DNS Server yang kita install sebelumnya
32 MB (isikan kira-kira 1/4 bagian dari memori agan)

Part 2
acl CONNECT method CONNECT
acl url dstdomain "/etc/squid/url"
acl key url_regex -i "/etc/squid/key"
http_access deny url
http_access deny key
acl lan src 192.168.1.0/24
http_access allow lan
http_access allow all

Keterangan:
/etc/squid/url adalah file rujukan untuk black list url
/etc/squid/key adalah file rujukan untuk black list keyword
(misalkan ip address agan 192.168.1.8) maka 192.168.1.0/24 adalah Net ID yang agan pakai

Part 3
#http_access deny all
Pastikan bahwa ada tanda(#) di depannya, karena dalam beberapa kasus, script tersebut belum memiliki tanda (#) di depannya

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah file baru dengan nama "url" dan letakkan pada direktori /etc/squid seperti berikut
#pico /etc/squid/url

Isilah file tersebut dengan daftar url yang akan agan blokir seperti contoh berikut

facebook.com
twitter.com
 
Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian buatlah file baru dengan nama "key" dan letakkan pada direktori /etc/squid seperti berikut
#pico /etc/squid/key

Isilah file tersebut dengan daftar keyword yang akan agan blokir seperti contoh berikut
jejaring
media
sosial

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Kemudian lakukan konfigurasi pada firewall agar port 3128 dapat dipakai oleh proxy untuk mengakses aktivitas pada port 80 dengan menggunakan perintah iptables seperti berikut
#iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.1.0/24 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128

Jangan lupa disimpan dengan perintah seperti berikut

#iptables-save > /etc/iptables


T a h u k a h    a g a n .. ??
Jika ingin merubah tampilan ERROR PAGE(tampilan yang akan muncul jika user mengakses url atau keyword yang agan blokir) pada proxy agan, agan dapat mengedit isi dari file "ERR_ACCESS_DENIED". Dan jika ingin merubah tampilan DNS FAIL PAGE (tampilan yang akan muncul jika koneksi internet terputus) agan dapat mengedit isi dari file"ERR_DNS_FAIL". kedua file tersebut terdapat pada direktori /usr/share/squid/errors/English. (Optional / sekedar mempercantik tampilan proxy)











Kemudian buatlah direktori swap untuk proxy agar proxy dapat bekerja dengan optimal seperti berikut (optional / disarankan)
#squid -z
YYYY/MM/DD HH:MM:SS |  Squid is already running! Process ID 6755


Kemudian lakukan restart pada "squid" dengan mengetik /etc/init.d/squid restart lalu tekan Enter, seperti contoh berikut
#/etc/init.d/squid restart
Restarting Squid HTTP Proxy: squid.

Instalasi Proxy Server telah selesai, sekarang user tidak akan dapat mengakses url (facebook.com dan twitter.com) serta tidak dapat mengakses search engine dengan keyword (jejaring, media, atau sosial).

Instalasi Web Server pada Linux Debian 4.0 Etch

Written By Firman on 09 Maret 2012 | 3/09/2012

Google.com, wordpress.org, debian.edu, adalah sedikit dari milyaran websites yang sudah tidak asing lagi di dunia maya. Prinsip kerja sebuah websites merupakan tampilan dari sebuah server yang berwujud html yang memproyeksikan Server fisik yang terhubung ke dalam jaringan. Web Server, yaitu server yang berisi kerangka(layout) berekstensi html/xhtml/mhtml/php yang berjalan pada port 80 (HTTP) dan berfungsi sebagai wadah, tampilan interface, dan wujud dua dimensi dari file-file pada Database Server, misalnya seperti tiga websites di atas. Berikut  cara instalasi Web Server :


Lakukan instalasi paket software apache2 dan php5 dengan mengetikkan perintah seperti berikut.
#apt-get install apache2 php5

Setelah proses di atas sebenarnya Web Server agan sudah berjalan, tetapi hanya dengan tampilan web defaultnya yaitu berisi tulisan "It Works !". Jika agan ingin mengutak atik konfigurasi Web Server agan, agan dapat melakukannya dengan berbagai pilihan konfigurasi berikut :


1. Konfigurasi Virtual Host

Konfigurasi ini akan mewakili secara default(default versi kita) setiap website yang agan buat. Caranya adalah dengan melakukan konfigurasi pada "default" dengan cara mengetikkan pico /etc/apache2/sites-available/default seperti contoh berikut.
#pico /etc/apache2/sites-available/default

Edit konfigurasinya sehingga menjadi seperti contoh berikut,

<VirtualHost 192.168.1.8:80>
               ServerAdmin webmaster@bukan.org
               ServerName www.bukan.org
               ServerAlias bukan.org
               DocumentRoot /var/www
               <Directory />
                             Options FollowSymLinks
                             AllowOverride None
Keterangan:
Ip address Web Server agan
Terserah diisi apa(optional)
Domain
Sub Domain

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X



2. Merubah Direktori Web
Secara default file html agan akan disimpan pada /var/www. Agan dapat merubah direktori web agan dengan cara melakukan konfigurasi pada "default" dengan cara mengetikkan pico /etc/apache2/sites-available/default seperti contoh berikut.
#pico /etc/apache2/sites-available/default

Ganti script berwarna merah berikut dengan direktori yang agan inginkan.

<VirtualHost 192.168.1.8:80>
               ServerAdmin webmaster@bukan.org
               ServerName www.bukan.org
               ServerAlias bukan.org
               DocumentRoot /var/www
               <Directory />
                             Options FollowSymLinks
                             AllowOverride None

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X.


3. Mempercantik Tampilan Websites
Agan dapat mengedit isi dari file "index.html" dengan cara mengetikkan pico /var/www/index.html seperti berikut.
#pico /var/www/index.html


Sebagai contoh saya akan mengeditnya menjadi seperti berikut
<html><body><h1> Bukan Web Server</h1></body></html>

Setelah itu save dengan menekan Ctrl+O, dan keluar dengan menekan Ctrl+X. Maka tampilan Web Server agan akan muncul tulisan Bukan Web Server. Atau agan juga dapat mengganti file tersebut dengan file html buatan agan sendiri. Jangan lupa untuk memberi nama file agan dengan nama "index.html" agar dapat terbaca oleh Web Server.

Jika agan melakukan konfigurasi pada Web Server, jangan lupa untuk melakukan restart pada "apache2" dengan cara mengetikkan  /etc/init.d/apache2 restart  seperti berikut
#/etc/init.d/apache2 restart
Restarting web server: apache2apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName
 . . . waiting apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName



Instalasi Web Server telah selesai. Jangan kawatir dengan hasil restart yang kelihatannya error itu, Hal itu disebabkan custom virtual host belum berjalan.

GuestBook



 
Support : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya | SMK Negeri 1 Kota Mojokerto | SMP Negeri 1 Prambon Sidoarjo
Copyright © 2012. Bukan's Tutorial - All Rights Reserved
Template Created by Mas Kolis Re-Building by Bukan's Tutorial
Proudly powered by Blogger